Berita  

ASN yang Mengabdi di Daerah Terpencil Mendapat Kabar Gembira

ASN di Daerah Terpencil Akan Dipacu Naik Pangkat Lebih Cepat

JAKARTA — Pemerintah menyiapkan skema baru untuk memberi dorongan bagi aparatur sipil negara (ASN) yang bersedia bertugas di wilayah terpencil. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Abdullah Azwar Anas menyampaikan bahwa ASN yang mengabdi di daerah-daerah sulit dijangkau akan mendapat percepatan kenaikan pangkat, dari yang semula berjalan normal menjadi dua tahun sekali.

Insentif untuk Menarik ASN Muda ke Daerah

Azwar Anas mengatakan kebijakan itu dirancang agar lebih banyak ASN muda tertarik ditempatkan di daerah terpencil. Menurut dia, selama ini salah satu persoalan utama adalah minimnya pegawai muda yang mau bertugas jauh dari pusat pemerintahan dan fasilitas perkotaan.

“Mereka yang berada di daerah terpencil, ke depannya akan naik pangkat setelah dua tahun, memberikan insentif kepada mereka. Diharapkan dengan adanya ini, banyak ASN yang lebih muda yang bersedia ditempatkan di daerah terpencil,” kata Azwar Anas di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pada Selasa.

Kekurangan ASN Berkualitas Masih Jadi Masalah

Ia menilai kekosongan formasi di banyak daerah tak lepas dari persoalan jenjang karier yang dianggap kurang menarik. Selama ini, kata dia, ASN yang bekerja di daerah terpencil merasa tidak mendapat keuntungan karier yang berbeda dibandingkan mereka yang ditempatkan di kota besar seperti Jakarta.

“Selama ini sulit untuk mendapatkan ASN yang berkualitas yang bersedia ditempatkan di sana, kebanyakan dari mereka ingin bekerja di kota. Padahal daerah-daerah membutuhkan ASN, tenaga kesehatan, dan dokter yang berkualitas. Mengapa? Karena pangkatnya sama antara di daerah dan di Jakarta,” ujarnya.

Azwar juga menyebut kondisi itu menjadi salah satu penyebab masih adanya sekitar 100 ribu posisi ASN di daerah yang belum terisi. Kekosongan ini, menurut dia, menjadi tantangan serius karena banyak layanan publik di daerah tetap membutuhkan tenaga yang kompeten dan siap bertugas di lapangan.

Optimistis Formasi Tahun Ini Lebih Banyak Terisi

Meski begitu, Azwar menyatakan optimistis kebutuhan ASN di daerah bisa lebih terpenuhi tahun ini. Ia merujuk pada tingginya jumlah pendaftar rekrutmen calon pegawai negeri sipil yang sudah melampaui formasi tersedia.

“Jadi, sebelumnya terdapat 100 ribu posisi ASN yang tidak terisi, sekarang dari 526 ribu posisi yang ada, sudah terdapat 2,4 juta orang yang mendaftar,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Azwar juga menyinggung salah satu pembahasan dalam Rancangan Undang-Undang ASN, khususnya soal pengaturan pangkat bagi ASN yang ditempatkan di instansi lain. Pembahasan ini disebut menjadi bagian dari upaya memperbaiki sistem karier sekaligus memperkuat distribusi pegawai agar tidak menumpuk di kota-kota besar.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.