Aries Marsudiyanto: BAPISUS Awasi APBN Rp3.000 Triliun

Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (BAPISUS), Aries Marsudiyanto, menegaskan lembaganya siap mengawal pengelolaan APBN senilai Rp3.000 triliun. Di tengah besarnya anggaran negara itu, BAPISUS diposisikan sebagai alat kontrol untuk memastikan setiap rupiah benar-benar bergerak ke program yang menyentuh masyarakat, bukan berhenti di tumpukan birokrasi.

Fokus pada program prioritas pemerintah

Aries menjelaskan, BAPISUS dibentuk sebagai badan strategis untuk memastikan program prioritas pemerintah berjalan efektif, efisien, dan tepat sasaran. Pengawasan tidak hanya menyasar satu sektor, tetapi mencakup berbagai kementerian dan lembaga yang mengelola dana negara. Menurut dia, arah kerja lembaganya jelas: mengoptimalkan penyaluran anggaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan rakyat.

Pengawasan diarahkan ke sektor vital

Sejumlah bidang disebut menjadi perhatian utama, terutama pendidikan, kesehatan, dan keamanan. Tiga sektor ini dinilai paling menentukan karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat. Aries menegaskan, pengawasan BAPISUS akan mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga pemerintahan tetap bersih, disiplin, dan berpihak kepada rakyat.

Berkoordinasi dengan aparat penegak hukum

Dalam menjalankan tugasnya, BAPISUS tidak akan bekerja sendiri. Aries menekankan pentingnya kerja sama dengan Kejaksaan Agung, KPK, Polri, BPKP, dan Kemendagri. Kolaborasi itu dibutuhkan agar pengawasan berjalan tegas dan terukur, termasuk dalam menghadapi praktik-praktik ilegal yang merugikan negara. Dengan pengalaman panjang dan pemahaman terhadap visi Presiden Prabowo, Aries menyatakan komitmennya untuk mendorong Indonesia menjadi negara yang bersih, berdaulat, dan kuat.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.