Ketua Dewan Ekonomi Nasional Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah masih dalam batas normal, namun pernyataannya menuai kritik dari kader PKB, Umar Hasibuan. Umar mengekspresikan ketidakpuasannya atas pernyataan tersebut yang dianggap kurang peka terhadap kondisi masyarakat. Dia menyebut bahwa Luhut seolah tidak peduli bahwa omongannya dapat membuat publik geram. Menanggapi pelemahan rupiah yang mencapai Rp17.000 per dolar AS, Luhut menganggap kondisi tersebut masih dalam batas wajar. meskipun nilai tukar rupiah saat itu sedang naik sebesar 276,52 poin atau sekitar 1,67 persen. Hal ini diungkapkan dalam acara Sarasehan Ekonomi bersama Presiden RI. Sebelumnya, rupiah sempat turun hingga mencapai Rp17.217 per USD pada Senin pagi. Umar Hasibuan menyuarakan keheranannya terhadap sikap Luhut yang dianggap kurang memikirkan reaksi dan perasaan orang saat berbicara.
Kritik Umar Hasibuan Terhadap Luhut Soal Rupiah Melemah
Read Also
Recommendation for You

Arif Wicaksono, seorang pegiat politik, ekonomi, dan sosial, memberikan pandangan jujur mengenai kemampuan Menteri Kehutanan,…

Pegiat media sosial, Herwin Sudikta, memberikan tanggapannya terkait rencana Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat alutsista…

Pemerhati Politik dan Kebangsaan, M. Rizal Fadillah, mengungkapkan pandangan kontroversialnya terkait polemik seputar ijazah Presiden…

Aktivis lingkungan, Virdian Aurellio, menyoroti kurangnya keseriusan negara dalam penanggulangan kerusakan alam dan dampaknya terhadap…

Profesor Ciek Julyati Hisyam dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yakin bahwa ijazah S1 dari Universitas…







