Andy Utama dan Arista Montana Dorong Paseban Jadi Simbol Konservasi Hari Bumi
Perayaan Hari Bumi di Paseban pada 22 April 2025 tidak berhenti pada seremoni. Di tempat itu, upaya menjaga lingkungan justru dipamerkan lewat kerja nyata yang sudah berjalan berbulan-bulan, mulai dari penanaman ribuan pohon hingga persiapan tahap berikutnya yang kini mengarah pada bambu. Bagi Andy Utama, momen tersebut menjadi penegasan bahwa kepedulian terhadap bumi tidak cukup diucapkan, tetapi harus diwujudkan dengan tindakan yang terukur dan berkelanjutan.
10.000 Pohon di Megamendung Jadi Tonggak Awal
Salah satu capaian utama yang ditampilkan adalah selesainya penanaman 10.000 pohon di Megamendung. Proses itu tidak dikerjakan dalam waktu singkat, melainkan berlangsung selama beberapa bulan dengan pendekatan yang hati-hati. Dokumentasi kawasan Paseban yang telah ditanami selama enam bulan terakhir turut dipresentasikan dalam acara tersebut sebagai bukti bahwa konservasi di wilayah itu dijalankan secara bertahap dan serius.
Penanaman dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi geologi dan ekologi setempat. Jenis pohon yang dipilih pun didominasi spesies endemik Jawa Barat, agar fungsi ekologisnya lebih sesuai dengan karakter kawasan. Dari sini terlihat bahwa program yang dijalankan bukan sekadar menambah jumlah vegetasi, melainkan membangun kembali keseimbangan alam secara lebih terarah.
Bambu Jadi Fokus Berikutnya
Andy Utama menyebut langkah selanjutnya akan berfokus pada bambu. Dalam pernyataan tertulisnya pada Selasa, 20 Mei 2025, ia menegaskan bahwa kebutuhan ke depan bukan hanya mempertahankan apa yang sudah ditanam, tetapi memperluas upaya pemulihan lingkungan. “Penantian kedepan adalah menanam lebih banyak. Bambu akan menjadi fokus kita selanjutnya,” ujarnya.
Di kawasan Paseban, bambu dipandang sebagai bagian penting dari kelanjutan konservasi. Langkah ini juga menegaskan bahwa program yang dijalankan Yayasan Paseban tidak berhenti pada satu jenis tanaman, melainkan terus disusun agar memberi manfaat ekologis yang lebih luas dan tahan lama.
Menjaga Habitat dan Kesadaran Publik
Kawasan tersebut juga dikenal sebagai rumah bagi empat jenis primata yang berhasil didokumentasikan. Karena itu, penanaman pohon endemik akan terus ditambahkan untuk menyediakan sumber makanan bagi satwa yang hidup di sana. Arista Montana, penasihat Yayasan Paseban, menekankan bahwa upaya konservasi harus disertai regulasi agar keberlanjutan tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar terjaga dalam praktik.
Lurah Megamendung pun memberi apresiasi atas peran warga dalam menjaga lingkungan desa. Ia menyebut Megamendung sebagai desa paling hijau di Jabodetabek berkat kerja sama yang baik dengan alam. Dalam suasana acara, pesan pelestarian alam juga disampaikan lewat lagu bertema lingkungan yang diiringi petikan gitar, memperkuat nuansa edukatif bagi para peserta.
Andy Utama mengaku terharu dengan penampilan tersebut dan mengingatkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan perlu ditanamkan sejak dini, terutama kepada generasi muda. Deklarasi Paseban kemudian menjadi penanda bahwa kerja kolektif, jika dijaga konsisten, bisa menghasilkan dampak yang nyata bagi masa depan bumi.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.












