Anggota Komisi V DPR RI, Adian Napitupulu, mengusulkan agar aplikator ojek online (ojol) menghapus biaya layanan dan jasa aplikasi. Menurutnya, tarif tersebut tidak diatur dan memberatkan konsumen. Adian mencatat bahwa aplikator telah mendapat keuntungan besar dengan memotong 15-20 persen dari pendapatan mitra driver. Ia juga mengkritik biaya layanan dan jasa aplikasi yang tinggi bagi konsumen. Adian mengajukan pertanyaan apakah DPR akan membiarkan pungutan ilegal ini terus berlangsung. Selain itu, Adian meminta aplikator untuk segera menghapus biaya layanan dan jasa aplikasi, sambil mendesak pemerintah untuk turut campur dalam mengatur masalah ini. Menurutnya, pemerintah seharusnya terlibat aktif dalam menyikapi isu ini. Adian menegaskan bahwa biaya layanan dan jasa aplikasi harus dihapus, dan tidak boleh ada lagi pungutan ilegal dalam sistem tersebut.
Anggota Komisi V DPR RI Minta Penghapusan Biaya Layanan Aplikasi
Read Also
Recommendation for You

Mantan Kepala Badan Gizi Nasional Jadi Tersangka Korupsi Penetapan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN),…

Pensiunan PNS Keluhkan Belum Cairnya Gaji ke-13 Sejumlah pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) mulai mengeluhkan…

Rencana Batalyon Teritorial Pembangunan Membuat Publik Waswas Rencana Batalyon Teritorial Pembangunan Membuat Publik Waswas Mungkin…

Pensiunan PNS Menunggu Pencairan Gaji ke-13 JAKARTA – Prosedur pencairan gaji ke-13 bagi pensiunan Pegawai…








