Berita  

Gibran Mundur Diiringi Desakan Ribuan Postingan: Kontroversi Medsos

Desakan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka semakin meningkat di media sosial X. Tagar ‘Desak Gibran Mundur’ telah mendapat respon yang cukup besar dengan lebih dari 6 ribu postingan. Para pengguna X menyoroti beberapa isu terkait Gibran, terutama kasus ijazah ayahnya, Joko Widodo. Desakan tersebut juga membuka kemungkinan nama-nama tokoh potensial yang dapat menggantikan Gibran sebagai Wakil Presiden.

Pakar hukum tata negara, Refly Harun, juga menyoroti kemungkinan mahkamah konstitusi memakzulkan Gibran. Dalam situasi tersebut, empat nama yang disebut memiliki peluang besar untuk menggantikan posisi Gibran. Nama-nama seperti Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Puan Maharani, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan masuk dalam radar kuat.

Menurut Refly, keempat tokoh ini memiliki rekam jejak politik yang cukup untuk mendampingi Prabowo Subianto sebagai Wakil Presiden. AHY dianggap mewakili unsur muda dari Partai Demokrat dan memiliki peluang elektoral yang besar. Namun, perlu dipertimbangkan bahwa AHY belum sepenuhnya menjadi figur sentral dalam koalisi pemerintahan Prabowo.

Sementara itu, Puan Maharani dan Ganjar Pranowo, sebagai kader senior PDIP, dianggap merupakan opsi menarik bagi Presiden terpilih Prabowo dalam menjalin keseimbangan politik pasca-pilpres. Analisis dari Mahfud MD dan Refly Harun memperlihatkan perkembangan politik yang tengah berlangsung di tingkat nasional.

Source link