Berita  

Riza Chalid: Jejak Gurita Bisnis dan Kontroversi

Riza Chalid, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Saudagar Minyak, adalah sosok yang mungkin tidak terlalu sering terdengar namanya di kalangan publik Indonesia. Namun, reputasinya sebagai tokoh kuat di dunia bisnis dan politik telah dikenal luas terutama dalam bisnis impor minyak mentah dan BBM melalui perusahaan dagang luar negeri seperti Petral yang bekerjasama dengan Pertamina. Meskipun masa lalunya yang kaya dan luas, Riza juga terjerat dalam berbagai kontroversi hukum, termasuk menjadi tersangka dan buron oleh Kejaksaan Agung dalam kasus korupsi impor minyak Pertamina yang diduga merugikan negara hingga Rp 28,5 triliun.

Pria kelahiran tahun 1960 ini merupakan orang yang memiliki keterkayaan yang luar biasa, bahkan terdaftar sebagai orang terkaya ke-88 versi Globe Asia dengan total kekayaan diperkirakan mencapai US$ 415 juta dolar atau sekitar Rp 6,7 triliun. Walaupun jarang terlihat di publik, Riza terlibat dalam berbagai sektor usaha seperti minyak dan energi, ritel, minuman, perkebunan, serta investasi di sektor penerbangan.

Namun, di balik keberhasilannya dalam berbagai bisnis tersebut, Riza juga memiliki sejumlah catatan hitam dalam rekam jejaknya. Dari kasus-kasus kontroversi seperti terlibat dalam impor minyak ilegal, skandal terkait saham Freeport, hingga kasus korupsi impor minyak Pertamina yang membuatnya ditetapkan sebagai tersangka dan putranya ditahan. Meskipun demikian, jaringan bisnis Riza tetap berjalan dan beberapa perusahaannya terus beroperasi di negara-negara lain seperti Singapura dan Malaysia, menunjukkan bahwa bisnisnya masih terus berjalan meski publikasinya tetap minim.

Source link