Berita  

Sutradara Korupsi Pertamina: Eks Sekretaris BUMN Tersentuh?

Penetapan tersangka terhadap pengusaha terkenal Riza Chalid (MRC) dan seseorang dengan inisial HB oleh Kejaksaan Agung dalam kasus dugaan korupsi di Pertamina menjadi perhatian mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu. Menurut Said Didu, keduanya adalah bagian dari duet mafia lama yang telah lama terlibat dalam bisnis energi nasional, terutama di Pertamina selama lebih dari dua dekade.

Said Didu mengungkapkan bahwa meskipun keduanya sempat absen dari panggung bisnis, mereka kembali pada era pemerintahan Presiden Jokowi sejak tahun 2017. Dalam pandangannya, kasus korupsi yang saat ini ditangani oleh Kejaksaan Agung bukanlah mainan di level rendah, melainkan melibatkan aktor intelektual yang belum tersentuh.

Praktik korupsi seperti ini, menurut Said Didu, tidak mungkin terjadi tanpa dukungan atau pengetahuan dari pihak yang memiliki kekuasaan di tingkat manajemen Pertamina. Dia yakin bahwa para pelaku intelektual yang berada di balik korupsi tersebut masih belum terungkap.

Sejarah panjang kasus korupsi dalam BUMN energi menunjukkan bahwa hampir semua kasus besar direstui oleh pihak yang berkuasa. Said Didu menegaskan bahwa dalam kasus ini, tersangka yang ditetapkan saat ini mungkin hanya sebagian kecil dari semua pelaku sebenarnya, dengan tersangka yang lebih tinggi diduga berada di luar Pertamina dan dikenal oleh pihak penguasa.

Kisah tentang korupsi di lingkungan BUMN energi memiliki pola yang serupa, dengan pihak yang berkuasa selalu terlibat. Menurut pendapat Said Didu, kasus korupsi seperti ini memerlukan perlindungan dari berbagai pihak dan hampir tidak mungkin terjadi tanpa dukungan dari pihak yang memiliki kekuasaan di atas manajemen BUMN tersebut.

Source link