Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, mendapat kritik setelah menetapkan 17 Oktober sebagai Hari Kebudayaan Nasional yang bertepatan dengan hari ulang tahun Prabowo. Berbagai tanggapan dari pegiat media sosial juga terungkap terkait keputusan ini. Salah satunya datang dari akun @MurtadhaOne1 yang menilai penunjukan tanggal tersebut menunjukkan kebingungan Menteri Zon dalam mengarahkan kebudayaan Indonesia. Sebelumnya, pada tahun 2013, pemerintah menetapkan 20 Mei sebagai Hari Budaya Nasional, menggantikan peringatan sebelumnya yang jatuh pada 28 Oktober. Penetapan ini melalui Keputusan Presiden Nomor 106 Tahun 2013. Fadli Zon sendiri mencantumkan alasan pemilihan tanggal 17 Oktober yang berhubungan dengan lambang negara Garuda Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang ditetapkan oleh Presiden Soekarno pada tanggal tersebut. Pemilihan tanggal tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Kebudayaan Nomor 162/M/2025 yang diteken pada 7 Juli 2025.
Fadli Zon dan Kritikannya terhadap Penetapan Hari Budaya Nasional pada 20 Mei
Read Also
Recommendation for You

Kementerian Keuangan telah mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 13 Tahun 2026 yang memberikan kepastian…

Ahmad Khozinudin, pengacara Roy Suryo dan timnya, menyoroti perubahan sikap pakar digital forensik, Rismon Hasiholan…

Pemerintah Indonesia telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp55 triliun untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) kepada…

Penetapan awal bulan Syawal 1447 H tahun ini mengacu pada keputusan Musyawarah Nasional XXXII Tarjih…

Polemik seputar sikap Rismon Sianipar terkait isu ijazah Joko Widodo kembali memicu perdebatan publik. Setelah…







