Dalam sebuah kicauan media sosial, Jhon Sitorus menyebut klarifikasi Hasan Nasbi mengenai pengelolaan data pribadi warga Indonesia oleh Amerika Serikat sebagai blunder. Menurutnya, pertukaran data pribadi tidak bisa dianggap remeh, dengan potensi penyalahgunaan data untuk keuntungan mereka. Jhon juga menyoroti keterlibatan Hasan Nasbi dalam kabinet, menyebut klarifikasinya mendatangkan kehebohan. Sebaliknya, Hasan Nasbi menegaskan bahwa pemerintah Indonesia masih bertanggung jawab atas perlindungan data pribadi warga negara. Ia menekankan bahwa tidak ada campur tangan dari negara lain dalam pengelolaan data Indonesia, dan telah melakukan koordinasi intensif dengan pihak terkait, termasuk Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Kedua belah pihak sangat menegaskan bahwa pengelolaan data pribadi warga Indonesia sepenuhnya berada di bawah kendali pemerintah Indonesia.
Klarifikasi Data Warga RI Dikelola AS: Hasan Nasbi Blunder Lagi
Read Also
Recommendation for You

Menteri PANRB Umumkan Kabar Gembira untuk PNS dan PPPK Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi…

Dugaan keterlibatan Raffi Ahmad dalam kasus suap Bea Cukai menjadi sorotan utama dalam konferensi pers…

Kehebohan kembali menyelimuti nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang tengah hangat diperbincangkan oleh masyarakat….

Diwarnai Ketegangan, Orang Tua Murid dan Guru SDN Wolomoni Berjuang Melawan Penjagaan Aset Situasi di…

Presiden Prabowo Subianto membantah isu yang belakangan ini santer beredar mengenai rencana reshuffle kabinetnya. Menurut…







