Berita  

Bansos Jakarta: Yudi Harahap Soroti Korupsi Barang Penyaluran

Yudi Purnomo Harahap, mantan penyidik KPK, memberikan respons terhadap kabar 15 ribu penerima bantuan sosial (Bansos) di Jakarta yang terlibat dalam permainan judi online (Judol). Yudi menyatakan bahwa tidaklah mengherankan, mengingat sebelumnya telah terjadi kasus korupsi dalam penyaluran bansos berupa barang oleh pemerintah. Dia juga menambahkan bahwa ketika bansos berbentuk uang, maka akan muncul masalah-masalah baru terkait peruntukannya.

Anas Urbaningrum juga menanggapi isu tersebut dengan menyebut bahwa praktik judi online yang menargetkan kalangan ekonomi bawah bisa lebih memperburuk kondisi kemiskinan, baik dari segi budaya maupun sosial. Menurutnya, judi online tidak hanya menguras uang rakyat kecil, tetapi juga dapat menimbulkan perilaku malas dan ketergantungan pada mimpi tanpa upaya yang nyata. Anas bahkan mengingatkan akan bahaya lebih besar jika judi online didanai melalui pinjaman online (pinjol).

Kedua tokoh ini menyoroti dampak negatif dari aktivitas judi online, baik terhadap penerima bansos maupun pada struktur sosial secara keseluruhan. Permasalahan korupsi dan penyalahgunaan bansos menjadi sorotan utama dalam kasus ini, menunjukkan perlunya pengawasan ketat dalam penyaluran bantuan sosial agar tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Demikianlah respons dari Yudi Purnomo Harahap dan Anas Urbaningrum terhadap isu 15 ribu penerima bansos di Jakarta yang terlibat dalam judi online.

Source link