Pengibaran bendera bergambar tengkorak bertopi ala film animasi One Piece telah menjadi tren di beberapa daerah di Indonesia dan menarik perhatian elite politik. Ketua Komisi XIII DPR RI Wily Aditya menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak bersifat melecehkan simbol negara, asalkan tidak merusak simbol Merah Putih atau termasuk dalam kategori bendera terlarang. Menurutnya, pengibaran bendera One Piece sering kali merupakan ekspresi dari generasi muda yang penuh energi dan idealisme. Meskipun demikian, Willy menekankan bahwa bentuk ekspresi tersebut harus tetap proporsional dan tidak melampaui batas. Dia menekankan bahwa tugas negara adalah menyelenggarakan kehidupan bersama yang adil dan sejahtera bagi semua warganya. Jika cita-cita tersebut terlaksana, maka ekspresi semacam itu akan kehilangan relevansinya.
Polemik Pengibaran Bendera One Piece: Reaksi Nasdem
Read Also
Recommendation for You
Istana Kepresidenan menegaskan bahwa pertimbangan hukum Mahkamah Konstitusi (MK) terkait dokumen pendidikan menjadi bagian dari…
Korupsi disebut telah menyentuh hampir seluruh lini kehidupan di Indonesia. Herwin Sudikta menyoroti kondisi tersebut…
Perubahan mendadak terjadi di jajaran pimpinan PT PLN (Persero). Darmawan Prasodjo disebut tidak lagi menjabat…
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD berharap Presiden Prabowo Subianto mengambil…
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menilai eskalasi wacana politik setelah putusan Mahkamah Konstitusi…
Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hadar Nafis Gumay meminta polemik yang melibatkan Ahmad Doli…
