Prabowo Prabowo Kunjungi Booth Anak Bangsa di Konvensi STI ITB 2025

Prabowo Tinjau Booth Anak Bangsa di KSTI ITB 2025, Soroti Peran Riset untuk Ekonomi Nasional

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto hadir langsung dalam Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2025 yang digelar Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersama Institut Teknologi Bandung (ITB). Kehadiran kepala negara memberi bobot tersendiri pada ajang yang sejak awal diposisikan sebagai ruang pertemuan antara riset, inovasi, dan arah pembangunan ekonomi Indonesia.

Di sela agenda utama, Prabowo menyempatkan diri mengunjungi sejumlah booth pameran. Salah satu yang menjadi perhatian adalah booth Produk Riset Unggulan dari Universitas Padjadjaran, yang menampilkan inovasi seperti VR Dental Hypnosis dan VR untuk Nurse. Kunjungan itu memperlihatkan bagaimana hasil riset kampus tidak berhenti di laboratorium, melainkan diarahkan untuk menjawab kebutuhan nyata di lapangan.

Ajang yang Menghubungkan Sains dan Arah Pembangunan

KSTI 2025 mengusung tema Sains dan Teknologi untuk Pertumbuhan dan Pemerataan Ekonomi. Tema ini menegaskan ambisi besar pemerintah untuk menjadikan sains, teknologi, dan hasil penelitian sebagai penggerak transformasi ekonomi nasional. Dalam konteks yang lebih luas, forum ini juga dipandang sebagai bagian dari upaya memperkuat fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Selain Presiden Prabowo, acara tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat tinggi, termasuk anggota Kabinet Merah Putih dan Gubernur Jawa Barat. Kehadiran para pemangku kebijakan itu menunjukkan bahwa agenda sains dan industri kini ditempatkan semakin dekat dengan pembahasan strategis tingkat nasional.

Delapan Sektor Prioritas Jadi Sorotan

Pameran dalam KSTI 2025 menyoroti delapan sektor prioritas nasional, mulai dari energi, pertahanan, digitalisasi, kesehatan, pangan, maritim, hingga material dan manufaktur maju. Fokus ini memperlihatkan bahwa inovasi yang dipamerkan tidak berdiri sendiri, melainkan diarahkan untuk mendukung sektor-sektor yang dianggap penting bagi daya saing Indonesia.

Dalam pidatonya, Prabowo juga memberikan apresiasi kepada para penyelenggara dan peserta yang terlibat dalam konvensi tersebut. Apresiasi itu menegaskan pesan bahwa penguatan riset dan teknologi bukan hanya urusan akademik, tetapi juga bagian dari strategi negara untuk mendorong pertumbuhan yang lebih merata dan berkelanjutan.

Inovasi Kampus dan Harapan ke Depan

Keberadaan booth inovasi dari perguruan tinggi seperti Universitas Padjadjaran menjadi penanda bahwa kampus masih memegang peran penting dalam melahirkan solusi berbasis riset. Di tengah dorongan pemerintah untuk mempercepat hilirisasi pengetahuan, ajang seperti KSTI memberi panggung bagi karya-karya yang berpotensi dikembangkan lebih jauh.

Dengan menempatkan sains dan teknologi sebagai bagian dari agenda ekonomi, KSTI 2025 bukan sekadar pameran, melainkan ruang untuk menunjukkan arah baru pembangunan berbasis pengetahuan. Di titik itu, kunjungan Prabowo ke booth anak bangsa menjadi simbol bahwa inovasi lokal kini berada semakin dekat dengan pusat pengambilan kebijakan nasional.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.