Dalam acara Panen Raya Jagung Program Ketahanan Pangan Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Dedek Prayudi menekankan bahwa Presiden Prabowo sangat peduli terhadap petani. Dedek Prayudi, atau Uki, menyebut bahwa Presiden Prabowo memiliki hubungan yang sangat erat dengan petani, yang bisa berasal dari pengalaman sebagai TNI aktif hingga kepemimpinannya di Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI). PCO juga menyoroti pentingnya program ketahanan pangan, mengingat situasi global yang menuntut Indonesia untuk mandiri dalam produksi pangan.
Selama acara di desa Jenggalu, Kabupaten Seluma, Bengkulu, Uki mendorong Pemerintah Desa untuk memanfaatkan bantuan berupa pupuk bersubsidi, pestisida, dan alsintan guna meningkatkan hasil panen. Kepala Desa Jenggalu juga diminta untuk menyelesaikan administrasi sehingga pengadaan pupuk bersubsidi bisa berjalan lancar. Selain itu, Kepala Pusat Data dan Informasi Pangan Badan Pangan Nasional (Pusdatin Bapanas) Kelik Budianan menegaskan dukungannya terhadap program Presiden Prabowo. Pihaknya sedang berkoordinasi dengan Bulog untuk menyerap hasil panen jagung petani.
Dalam rangka integrasi hasil dari peternak dan petani, pihak terkait seperti Pusdatin Bapanas, Camat Sukaraja Ramlan Effendi, Kepala Desa Jenggalu Johni Midarling, Ketua Umum Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Maret Samuel Sueken, perwakilan Pupuk Indonesia, dan masyarakat desa Jenggalu sedang berupaya menyusun strategi agar hasil panen dapat memberikan manfaat yang baik bagi semua pihak. Program ketahanan pangan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi dan kesejahteraan petani, sekaligus menopang ketersediaan pangan domestik di tengah tantangan global.


