Pencairan bantuan sosial kembali bergerak pada Agustus hingga September 2025, meski jadwal pasti untuk PKH dan BPNT tahap 3 masih belum diumumkan. Di tengah penantian itu, pemerintah memastikan ada tiga jenis bantuan lain yang mulai atau segera masuk ke rekening penerima. Tiga bantuan tersebut adalah YAPI, Burekol, dan Program Indonesia Pintar atau PIP.
YAPI Mulai Disalurkan untuk Periode September-Oktober
Bantuan Sosial Yatim Piatu (YAPI) menjadi salah satu yang paling dinantikan pada periode September-Oktober. Penyalurannya dilakukan melalui dua jalur, yakni Kementerian Sosial dan Pemerintah Provinsi. Dengan skema ini, penerima di sejumlah daerah berpeluang menerima pencairan lebih cepat sesuai mekanisme masing-masing wilayah.
YAPI hadir sebagai dukungan bagi anak-anak yatim piatu yang masuk dalam daftar penerima. Karena itu, masyarakat diminta tetap memantau informasi resmi dari jalur penyaluran yang digunakan di daerahnya agar tidak tertinggal jadwal pencairan.
Burekol Menyusul untuk KPM yang Pindah ke KKS
Selain YAPI, ada pula Bantuan Kolektif Buka Rekening atau Burekol yang mulai diproses bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sebelumnya menerima bantuan lewat PT Pos, lalu berpindah ke kartu KKS. Untuk Bank Mandiri, pencairan disebut sudah dimulai. Sementara itu, proses untuk BRI, BNI, dan BSI masih terus dipercepat.
Skema Burekol ini menjadi penting karena menjadi jembatan bagi penerima bantuan yang baru masuk ke sistem rekening. Artinya, pencairan tidak berlangsung serentak di semua bank, sehingga KPM perlu memeriksa perkembangan masing-masing kanal penyaluran secara berkala.
PIP Juga Sudah Cair di Sejumlah Wilayah
Di sektor pendidikan, Program Indonesia Pintar (PIP) juga mulai dicairkan di beberapa wilayah. Bantuan ini ditujukan untuk siswa SD, SMP, dan SMA, sehingga dapat membantu kebutuhan sekolah pada awal tahun ajaran maupun saat periode pencairan berjalan.
Meski belum merata di semua daerah, pencairan PIP yang sudah berlangsung memberi sinyal bahwa penyaluran bantuan sosial lain ikut bergerak. Karena itu, siswa dan orang tua diminta aktif memeriksa status pencairan melalui jalur resmi yang tersedia.
Imbauan untuk KPM: Jaga KKS dan Cek Saldo Sendiri
Pemerintah juga kembali mengingatkan agar KPM tidak meminjamkan atau memberikan kartu KKS kepada pihak lain. Kartu tersebut harus dijaga karena menjadi akses utama pencairan bantuan. Untuk memantau dana masuk, penerima disarankan menggunakan mobile banking atau cara pengecekan saldo mandiri yang aman.
Selain itu, bantuan sosial bisa dicabut bila penerima terlibat dalam transaksi judi online. Peringatan ini menegaskan bahwa bansos harus digunakan sesuai peruntukannya dan tidak boleh disalahgunakan. Di tengah belum pastinya jadwal PKH dan BPNT tahap 3, tiga bantuan yang sudah bergerak ini menjadi fokus utama penerima manfaat di banyak daerah.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.
