Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), Sigit Sunarta, mengekspresikan kekecewaannya terhadap informasi menyesatkan mengenai latar belakang pendidikan Joko Widodo yang disebut bukan lulusan UGM. Sigit menegaskan bahwa Jokowi memiliki Indeks Prestasi Akademik (IPK) di atas 2,5, syarat minimal untuk lulus sebagai sarjana. Proses mendapatkan gelar sarjana juga memerlukan minimal 40 SKS, dan Jokowi memenuhi syarat tersebut. Sigit menekankan bahwa informasi seharusnya didasarkan pada fakta dan metode penelitian yang baik sebelum membuat penilaian. Selain itu, tudingan terkait penggunaan font pada dokumen ijazah dan skripsi Jokowi dianggap tidak relevan karena pada saat itu, penggunaan font tersebut umum di kalangan mahasiswa. Itu sebabnya Sigit menekankan perlunya melakukan perbandingan dengan dokumen dari tahun yang sama di Fakultas Kehutanan sebelum membuat asumsi yang tidak berdasar.
Rahasia IPK Jokowi Terkuak: Fakultas Kehutanan UGM Bongkar Detailnya
Read Also
Recommendation for You

Menurut pengamat Politik dan Ekonomi, Heru Subagia, pemerintah diduga menggunakan tekanan psikologis terhadap para aktivis…

Kementerian Keuangan telah mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 13 Tahun 2026 yang memberikan kepastian…

Ahmad Khozinudin, pengacara Roy Suryo dan timnya, menyoroti perubahan sikap pakar digital forensik, Rismon Hasiholan…

Pemerintah Indonesia telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp55 triliun untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) kepada…

Penetapan awal bulan Syawal 1447 H tahun ini mengacu pada keputusan Musyawarah Nasional XXXII Tarjih…







