Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, merencanakan anggaran belanja Aparatur Sipil Negara (ASN) sebesar Rp 356,99 miliar dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026. Dana tersebut akan dialokasikan untuk pembayaran gaji dan tunjangan ASN sesuai dengan reformasi birokrasi yang telah dicapai. Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, menyatakan bahwa jumlah formasi pada seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026 akan dibahas bersama Menteri Keuangan dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Proses seleksi CPNS akan dilakukan berdasarkan kebutuhan yang diajukan oleh instansi pusat dan daerah. Belum ada penerapan skema single salary yang tercantum dalam Undang-Undang RPJPN 2025-2045.
Bocoran Pengadaan Seleksi CPNS 2026 dari Kepala BKN
Read Also
Recommendation for You

Menteri Pertahanan Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, menerima kunjungan dari Wakil Perdana Menteri Australia, Richard Marles, di…

Badan Gizi Nasional (BGN) telah mengumumkan bahwa insentif operasional sebesar Rp6 juta per hari untuk…

APBN 2026 Indonesia menghadapi tekanan yang meningkat karena sejumlah faktor yang menyempitkan ruang fiskal pemerintah….

Keberadaan oposisi dalam sebuah negara menjadi krusial dalam mengawasi kekuasaan agar tidak berjalan tanpa pengawasan….








