Insiden yang melibatkan kendaraan taktis Barracuda Brimob dalam kericuhan demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI kini berujung pada pemeriksaan internal Polri. Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, Inspektur Jenderal Polisi Abdul Karim, memastikan anggota Brimob Polda Metro Jaya yang diduga terlibat telah diamankan untuk diperiksa.
Enam hingga tujuh anggota diperiksa intensif
Menurut Abdul Karim, ada tujuh anggota yang saat ini menjalani pemeriksaan intensif terkait peristiwa tersebut. Penanganan perkara dilakukan oleh Divpropam Mabes Polri bersama Korps Brimob, meski ia belum membuka rincian lebih jauh mengenai kronologi maupun status masing-masing anggota yang diperiksa.
Video viral memicu sorotan publik
Kasus ini menjadi perhatian luas setelah video peristiwa itu beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut, seorang pengemudi ojek online terlihat tertabrak lalu terlindas kendaraan taktis Barracuda Brimob saat situasi demonstrasi memanas. Mobil sempat berhenti sesaat setelah menabrak korban, sebelum kemudian kembali melaju dan melindas tubuhnya. Insiden itu membuat massa panik, lalu mengejar kendaraan taktis tersebut hingga terjadi perusakan.
Hingga kini, Polri belum membeberkan detail lebih lengkap mengenai langkah lanjutan terhadap para anggota yang diamankan. Namun, pemeriksaan intensif yang dilakukan Divpropam menunjukkan kasus ini mendapat atensi serius di internal kepolisian, terutama karena rekamannya sudah telanjur menyebar luas dan memicu reaksi keras dari publik.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.
