Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meminta kasus meninggalnya pengemudi ojek online Affan Kurniawan diusut sampai tuntas. Permintaan itu disampaikan setelah insiden yang terjadi usai aksi demonstrasi berujung ricuh dan memunculkan sorotan luas terhadap tindakan aparat di lapangan. Dalam pernyataan resminya lewat video, Prabowo mengaku terkejut sekaligus kecewa atas dugaan tindakan yang dinilai berlebihan.
Prabowo Tekankan Tanggung Jawab Aparat
Prabowo menegaskan, siapa pun yang terlibat dalam peristiwa tersebut harus dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan hukum. Ia meminta proses penyelidikan dilakukan secara mendalam agar duduk perkara insiden yang menewaskan Affan benar-benar terang. Sikap itu sekaligus menjadi sinyal bahwa pemerintah tidak ingin kasus ini berlalu tanpa kejelasan.
Di saat yang sama, Prabowo menyampaikan duka cita atas wafatnya Affan Kurniawan. Ia juga memastikan pemerintah akan memberi perhatian khusus kepada pihak keluarga yang ditinggalkan. Pernyataan itu menjadi bagian dari respons resmi pemerintah terhadap peristiwa yang memicu keprihatinan publik.
Imbauan Menahan Diri di Tengah Situasi Memanas
Selain menuntut pengusutan, Prabowo mengajak masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpancing provokasi. Ia menekankan bahwa penyampaian aspirasi merupakan hak yang harus dihormati, selama dilakukan dengan cara yang sah dan tanpa kekerasan. Menurutnya, suara publik justru perlu didengar ketika disampaikan secara jelas dan tertib.
Prabowo juga mengingatkan bahwa upaya menciptakan kerusuhan tidak akan membawa manfaat bagi rakyat maupun bangsa Indonesia. Dalam situasi yang sensitif seperti ini, ia menilai ketenangan dan kepatuhan terhadap hukum menjadi kunci agar persoalan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
Pesan Politik di Balik Pernyataan Presiden
Pernyataan Prabowo bukan hanya respons atas satu peristiwa, tetapi juga penegasan bahwa negara harus hadir saat terjadi dugaan pelanggaran di lapangan. Dengan meminta penyelidikan menyeluruh, ia menempatkan akuntabilitas aparat sebagai isu utama, sekaligus mengirim pesan bahwa tindakan berlebihan tidak boleh dibiarkan tanpa proses hukum.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.


