Antrean kendaraan di Jalan AP Pettarani, Kecamatan Rappocini, kembali terjadi pada Rabu (3/9/2025) sekitar pukul 16.55 WITA. Aksi unjuk rasa puluhan massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sulsel menjadi penyebab kemacetan tersebut. Massa aksi membawa kain putih dengan tuntutan kepada Presiden Prabowo Subianto agar bertanggungjawab atas kerusuhan di beberapa kota besar, termasuk Makassar. Mereka menyampaikan kepedulian terhadap kondisi negara dan mengkritisi kebijakan pemerintah yang dianggap merugikan masyarakat. Peristiwa pembakaran pos polisi dan kantor DPRD sebelumnya menjadi bukti kemarahan masyarakat. Orator menyoroti kenaikan pajak, minimnya lapangan pekerjaan, dan ketimpangan kesejahteraan antara pejabat dan masyarakat kecil. Demikianlah tuntutan yang disampaikan oleh HMI Sulsel dalam unjuk rasa mereka.
Desakan HMI Sulsel Pemerintah Hentikan Kebijakan Merusak
Read Also
Recommendation for You

Arif Wicaksono, seorang pegiat politik, ekonomi, dan sosial, memberikan pandangan jujur mengenai kemampuan Menteri Kehutanan,…

Pegiat media sosial, Herwin Sudikta, memberikan tanggapannya terkait rencana Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat alutsista…

Pemerhati Politik dan Kebangsaan, M. Rizal Fadillah, mengungkapkan pandangan kontroversialnya terkait polemik seputar ijazah Presiden…

Aktivis lingkungan, Virdian Aurellio, menyoroti kurangnya keseriusan negara dalam penanggulangan kerusakan alam dan dampaknya terhadap…

Profesor Ciek Julyati Hisyam dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yakin bahwa ijazah S1 dari Universitas…







