Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar telah memberikan klarifikasi terkait pernyataannya tentang guru yang menyarankan mereka untuk menjadi pedagang jika ingin mencari uang. Dalam keterangan resmi, Nasaruddin mengakui bahwa potongan pernyataannya telah menimbulkan tafsir yang kurang tepat dan melukai perasaan sebagian guru. Dia menyatakan permintaan maaf sebesar-besarnya dan menegaskan bahwa tidak ada niat sedikit pun dari dirinya untuk merendahkan profesi guru. Nasaruddin menekankan bahwa guru merupakan profesi yang sangat mulia karena mereka adalah pembentuk generasi bangsa.
Sebagai seorang guru juga sebelumnya, Nasaruddin memahami betul arti dari profesi tersebut. Ia mencurahkan puluhan tahun hidupnya di ruang kelas, mendidik mahasiswa, menulis, dan membimbing. Dia menyadari bahwa di balik kemuliaan profesi guru, mereka tetap manusia yang membutuhkan kesejahteraan yang layak. Menurutnya, pemerintah terus berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas guru, termasuk dengan memberikan kenaikan tunjangan profesi bagi 227.147 guru non-PNS. Selain kenaikan tunjangan, peningkatan kompetensi juga menjadi perhatian utama pemerintah dalam mendukung guru.












