Pekan kelima BRI Super League 2025/2026 menghadirkan duel yang tak sekadar soal tiga poin. Arema FC akan menjamu Dewa United di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Sabtu pukul 15.30 WIB, dalam laga yang diperkirakan berjalan ketat sejak menit awal. Pertandingan ini juga bisa disaksikan melalui Indosiar dan layanan streaming Vidio.
Rekor berimbang, tensi diprediksi tinggi
Jika melihat catatan pertemuan kedua tim, sulit menunjuk favorit mutlak. Dalam enam duel terakhir, Arema FC dan Dewa United sama-sama mengantongi dua kemenangan, dua hasil imbang, serta dua kekalahan. Keseimbangan itu membuat pertemuan kali ini punya nuansa berbeda, karena sedikit saja kesalahan bisa langsung mengubah arah pertandingan.
Musim lalu, Arema sempat menelan kekalahan 0-2 saat bertandang ke markas Dewa United di Tangerang. Namun, ketika bermain di kandang, Singo Edan mampu menahan lawan tanpa gol. Hasil itu menjadi gambaran bahwa duel kedua tim kerap ditentukan detail kecil, bukan sekadar nama besar atau posisi di klasemen.
Arema datang dengan kepercayaan diri
Arema FC menjalani awal musim 2025/2026 dengan cukup meyakinkan. Dari empat laga, mereka belum tersentuh kekalahan dan sudah mengoleksi delapan poin lewat dua kemenangan serta dua hasil imbang. Catatan itu menempatkan Arema di peringkat ketiga klasemen sementara, sekaligus menjaga mereka tetap dalam persaingan papan atas.
Performa lini depan Arema juga menjadi sorotan. Striker asal Brasil, Dalberto Luan Belo, tampil tajam dengan sumbangan enam gol, dari total tujuh gol yang dicetak tim sejauh ini. Ketajaman Dalberto jelas menjadi modal penting saat Arema mencoba mempertahankan tren positif di hadapan pendukung sendiri.
Dewa United cari jalan keluar dari tekanan
Berbanding terbalik dengan tuan rumah, Dewa United masih kesulitan menemukan ritme terbaik. Dari empat pertandingan awal, mereka baru meraih satu kemenangan dan menelan tiga kekalahan. Hasil itu membuat Dewa United terpuruk di posisi terbawah klasemen dan datang ke Malang dengan beban besar untuk segera bangkit.
Meski situasinya tidak ideal, bek anyar Dewa United, Nick Kuipers, tetap menunjukkan keyakinan bahwa timnya bisa keluar dari tekanan. Di sisi lain, kiper Arema, Adi Satryo, menegaskan timnya tetap perlu melakukan evaluasi meski belum kalah. Dua sikap berbeda ini menambah lapisan menarik menjelang laga yang diprediksi berlangsung rapat, keras, dan minim ruang untuk melakukan kesalahan.
Dengan modal yang lebih stabil, Arema tentu ingin mempertahankan tren positif di Kanjuruhan. Namun, Dewa United datang membawa kebutuhan mendesak untuk merespons situasi buruk mereka. Pertemuan dua tim dengan kondisi kontras ini membuat laga Sabtu sore layak disebut sebagai salah satu ujian paling menentukan di pekan kelima.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.










