Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan penampilan penting di Sidang Majelis Umum PBB ke-80 setelah hampir satu dekade absen. Namun, saat berpidato, mikrofon yang digunakan tiba-tiba mati. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menjelaskan bahwa mikrofon mati bukan karena gangguan teknis, melainkan aturan prosedural mengenai batas waktu. Setiap negara diberikan waktu 5 menit untuk berpidato, dan saat melebihi batas waktu, mikrofon akan dimatikan. Meski mikrofon mati, Presiden Prabowo masih bisa menyampaikan pesannya dengan jelas. Hal serupa juga dialami oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Meskipun insiden tersebut terjadi, pidato Prabowo tetap mendapat perhatian karena menegaskan komitmen Indonesia dalam mendukung perdamaian dunia, khususnya terkait upaya penyelesaian konflik Palestina melalui solusi dua negara. Kehadiran Presiden Prabowo dalam forum internasional tersebut menjadi sorotan, karena Indonesia kembali aktif menyuarakan posisinya setelah hampir sepuluh tahun. Selain itu, 33 pemimpin negara serta perwakilan organisasi internasional juga menyampaikan pandangan mereka mengenai penyelesaian konflik Palestina serta implementasi solusi dua negara.
Penyebab Matinya Mikrofon Prabowo saat Pidato di PBB: Penjelasan Kemlu RI
Read Also
Recommendation for You

Ratu Máxima telah menyelesaikan serangkaian kunjungan kerjanya ke Indonesia dari Senin hingga Kamis. Kunjungan ini…

Keluarga Jenderal (Purn) TNI Wiranto sedang berduka atas kepergian istri tercinta, Rugaiya Usman, yang meninggal…

Nama Sari Yuliati tengah menjadi sorotan publik karena dirinya kini ditetapkan sebagai Sekretaris Fraksi Partai…

Raja Yordania Abdullah Bin Al-Hussein dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada Jumat sore ini….

Raja Yordania Abdullah Bin Al-Hussein (Abdullah II) akan mengunjungi Indonesia dalam sebuah kunjungan kenegaraan pada…







