Pegiat media sosial, Herwin Sudikta, memberikan tanggapannya terkait rencana Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat alutsista nasional demi mendukung penanganan bencana di Indonesia, termasuk rencana pembelian 200 helikopter pada 2026. Menurut Herwin, Indonesia dianggap rawan bencana alam dan hal ini merupakan akar permasalahan dari buruknya tata kelola lingkungan dan mitigasi bencana di tanah air. Herwin mengkritik siklus masalah yang sama terjadi setiap pergantian musim di Indonesia, di mana bencana alam terus menerus terjadi tanpa adanya solusi yang mendasar. Ia menyoroti bahwa persoalan bencana tidak hanya terkait dengan keterbatasan alat, tetapi juga akibat dari buruknya pengelolaan negara dalam hal pelestarian hutan, tata ruang, dan mitigasi bencana. Presiden Prabowo Subianto sebelumnya mengumumkan rencana pemerintah untuk menguatkan armada udara dalam penanganan bencana nasional dengan menambah 200 helikopter mulai Januari 2026, yang diharapkan dapat memberikan bantuan dan respons cepat di area terdampak bencana.
Prabowo Mau Beli 200 Helikopter Tandai Kegagalan Tata Ruang
Read Also
Recommendation for You

Arif Wicaksono, seorang pegiat politik, ekonomi, dan sosial, memberikan pandangan jujur mengenai kemampuan Menteri Kehutanan,…

Pemerhati Politik dan Kebangsaan, M. Rizal Fadillah, mengungkapkan pandangan kontroversialnya terkait polemik seputar ijazah Presiden…

Aktivis lingkungan, Virdian Aurellio, menyoroti kurangnya keseriusan negara dalam penanggulangan kerusakan alam dan dampaknya terhadap…

Profesor Ciek Julyati Hisyam dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yakin bahwa ijazah S1 dari Universitas…

Pegiat Media Sosial, Jhon Sitorus, menyoroti perlunya audit terhadap program FOLU Net Sink 2030 dalam…







