Anggota Komisi III DPR RI, Safaruddin, mengecam Kapolres Sleman, Kombes Pol Edy Setyanto Erning Wibowo, dalam rapat dengar pendapat (RDP) di Komisi III DPR RI. Kontroversi ini muncul setelah kasus Hogi Minaya menjadi viral karena mengejar pelaku jambret istrinya hingga kecelakaan fatal. Safaruddin mempertanyakan kapasitas Kapolres Sleman sebagai pimpinan penegakan hukum di daerahnya, menyoroti kebutuhan akan pemahaman yang kuat terhadap regulasi hukum. Meski Kapolres mengklaim sudah melalui proses asesmen dan memahami hukum terbaru, Safaruddin mempertanyakan pemahaman terperinci tentang KUHP dan KUHAP, serta pengetahuan terkini. Dalam interogasi panjang, Safaruddin menekankan pentingnya penguasaan materi hukum bagi seorang petinggi kepolisian. Meskipun kontroversi ini memicu pertanyaan mengenai pemahaman hukum Kapolres Sleman, hal ini juga membawa kesadaran akan pentingnya keahlian hukum yang kuat dalam penegakan hukum di wilayah tersebut.
Momen Kontroversial: Kapolres Sleman Disemprot di DPR RI
Read Also
Recommendation for You

Akademisi dan peneliti pengembang perangkat lunak, Rismon Sianipar mengungkapkan keheranannya terkait salinan ijazah Presiden ke-7…

Pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) saat ini menjadi perbincangan hangat di masyarakat, termasuk sorotan dari…

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, memberikan tanggapan terhadap pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai adanya…

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan menyesuaikan uang saku peserta Program Pemagangan Nasional (Maganghub) dengan kenaikan Upah…

Wacana pemekaran Luwu Raya menjadi provinsi terus menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Menurut Prof Armin…







