Presiden ke-7 RI, Jokowi, menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Makassar dan pidatonya menarik perhatian publik. Setelah dikritik oleh Amien Rais, pegiat media sosial Arya Prasetyo juga ikut membahas pidato tersebut. Menurut Arya, komitmen Jokowi untuk bekerja mati-matian dan habis-habisan demi memenangkan PSI bisa menjadi momen politik penutup bagi kekuasaannya. Pendapat Arya sejalan dengan Amien Rais yang melihat pidato Jokowi sebagai ekspresi emosi negatif dan kegelisahan menghadapi akhir kekuasaan. Bahkan, Amien menyebut pidato itu mungkin menjadi penampilan politik terakhir Jokowi di ruang publik. Amien juga menyinggung motif awal Jokowi mencalonkan diri sebagai presiden, menilai bahwa tujuannya bukan untuk mengabdi pada bangsa dan negara. Meski demikian, Jokowi tetap menunjukkan komitmennya untuk membantu PSI membangun struktur organisasi saat hadir dalam Rakernas PSI di Makassar. Selain itu, kata-kata tersebut juga dilihat sebagai hore-hore terakhir Jokowi dalam perjalanannya.
Analisis Pidato Jokowi di Rakernas PSI: Hore-hore Terakhir
Read Also
Recommendation for You
Sidang Pencemaran Nama Baik: Amien Rais Ungkap Mukidi Belum Hadir Sidang Pencemaran Nama Baik: Amien…
Eks Jaksa Agung Tersandung Kasus TPPU, Dorong Pemberatan Pidana bagi Pejabat Negara Dugaan tindak pidana…
Sudah bukan rahasia lagi jika dunia sepak bola penuh dengan kisah inspiratif. Salah satunya adalah…
Jokowi Jadi Saksi di Sidang Dokter Tifa, Persidangan Bersejarah Jokowi Hadir Sebagai Saksi di Sidang…
Ferdinand Hutahaean Menyemprot Hotman Paris Hutapea Terkait Pernyataannya Belakangan ini, Ferdinand Hutahaean, seorang praktisi hukum…
Berita Terkini: Polemik Ijazah dan Gelar Doktor Roy Suryo Kembali Memanas Polemik seputar kevalidan ijazah…
