Pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, mengenai Lailatul Qadar telah menarik perhatian publik. Gus Hilmi Firdausi, seorang cendekiawan Nahdlatul Ulama (NU), memberikan respons langsung terhadap candaan tersebut. Bahlil menyebut “Lailatul Qadar” sebagai momen di mana jumlah kursi partai bertambah, yang kemudian menjadi topik perbincangan di media sosial. Gus Hilmi Firdausi menyampaikan pesan agar pejabat publik lebih berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan terkait hal-hal yang dianggap sakral dalam ajaran Islam. Dia menekankan bahwa kemuliaan Lailatul Qadar tidak seharusnya dijadikan bahan bercanda dalam konteks politik. Reaksi dari publik terhadap pernyataan Bahlil Lahadalia bervariasi, dari anggapan candaan politik hingga penilaian bahwa ucapan tersebut kurang pantas karena menyentuh hal yang bersifat religius. Saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Bahlil Lahadalia terkait kritik yang ditujukan oleh Gus Hilmi Firdausi.
Gus Hilmi Tegur Bahlil: Kemuliaan Lailatul Qadar Tidak Layak Dicemooh
Read Also
Recommendation for You

Pemerintah membuka peluang karier besar-besaran bagi talenta muda Indonesia dengan membuka 30.000 formasi Manajer Koperasi…

Gelombang penipuan digital yang menyasar masyarakat peminat seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN) kembali marak terjadi…

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) baru-baru ini…









