Indonesia dapat belajar dari keberhasilan Finlandia dalam membangun sistem pendidikan yang kuat dan berkelanjutan. Menurut Managing Director PEPS, Anthony Budiawan, Finlandia menjadi contoh menarik dalam diskusi global karena berhasil melakukan transformasi tanpa bergantung pada teknologi canggih atau sistem ujian yang ketat. Meskipun pada awalnya Finlandia menghadapi berbagai ketimpangan dalam sistem pendidikan pada pertengahan abad ke-20, mereka berhasil melakukan reformasi besar pada akhir 1960-an dengan konsep peruskoulu.
Sebelum reformasi, akses pendidikan di Finlandia sangat dipengaruhi oleh latar belakang sosial dan geografis, dengan siswa dibagi ke jalur akademik dan vokasional sejak dini. Namun, kesadaran atas ketimpangan ini mendorong perubahan paradigma menjadi sistem inklusif, bukan hanya perubahan administratif semata. Dengan transformasi ini, Finlandia berhasil menciptakan sistem pendidikan yang tidak hanya merata, tetapi juga berfungsi sebagai alat mobilitas sosial.
Dalam konteks ini, Indonesia perlu meneladani Finlandia dalam memprioritaskan pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan. Hal ini penting untuk memastikan akses pendidikan merata bagi semua lapisan masyarakat tanpa adanya diskriminasi. Melalui pembelajaran dari keberhasilan Finlandia, Indonesia dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memastikan bahwa pendidikan menjadi kunci untuk mencapai kemajuan dan kesetaraan bagi semua warga negara.












