Wakil Bupati Pangandaran Resmi Bergabung dengan Partai PSI
Manuver politik yang mengejutkan terjadi di Kabupaten Pangandaran ketika Wakil Bupati Pangandaran, Ino Darsono, secara resmi menyatakan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Keputusan ini dikonfirmasi oleh Ketua DPD PSI Kabupaten Pangandaran, Yayan Sugiyantoro, setelah pertemuan antara Ino dan Joko Widodo di Solo, Jawa Tengah, pada Selasa, 26 Mei 2026.
Ino Darsono Memperkuat PSI Setelah Menemui Jokowi di Solo
Pertemuan penting antara Ino Darsono dan Jokowi di Solo menjadi titik balik keputusan Ino untuk bergabung dengan PSI. Sebelumnya, komunikasi antara keduanya telah intens selama dua pekan terakhir. Ino Darsono, dalam sebuah video yang beredar di media sosial, menegaskan pilihannya untuk bergabung dengan PSI setelah cukup lama berada di luar partai politik.
Dalam video tersebut, Ino Darsono menyatakan bahwa keputusannya difasilitasi oleh Ketua DPD PSI Pangandaran dan Ketua DPW PSI Jawa Barat, Abang Ijo Hapidin. Ia juga mengungkapkan kekagumannya kepada Joko Widodo, yang menjadi salah satu alasan utama di balik keputusannya memilih PSI sebagai wadah politiknya.
Perubahan Peta Politik di Kabupaten Pangandaran
Bergabungnya Ino Darsono ke PSI telah mengubah dinamika politik di Kabupaten Pangandaran. Sebagai Wakil Bupati dari Citra Pitriyami yang berkoalisi pada Pilkada 2024, keputusan Ino ini mungkin akan mengakhiri koalisi tersebut sebelum masa jabatan berakhir. Peran Ino Darsono di PSI dan struktur kepengurusan partai tersebut akan terus dipantau ke depan.
Dengan demikian, langkah politik Ino Darsono untuk bergabung dengan PSI merupakan hal yang menarik dan berpotensi mempengaruhi arah politik di Kabupaten Pangandaran ke depan. Langkah politik yang cukup berani dari Wakil Bupati Pangandaran ini akan terus menjadi sorotan dalam perkembangan politik daerah.












