Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Kritik Biaya Kunjungan Luar Negeri Presiden Prabowo
Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, angkat bicara terkait penggunaan anggaran negara untuk kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto.
“Anggaran yang Dibutuhkan Besar”
Dino Patti Djalal menyampaikan pernyataannya bahwa separuh dari masa jabatan Presiden Prabowo dihabiskan di luar negeri.
Ia menegaskan bahwa biaya yang dikeluarkan untuk setiap kunjungan luar negeri sangat besar, bisa mencapai ratusan miliar rupiah hanya untuk satu kunjungan.
Menurut Dino Patti Djalal, biaya tersebut sangat tinggi mengingat kondisi perekonomian di tengah pandemi COVID-19 yang sedang dihadapi Indonesia.
Kritik yang Membangkitkan Polemik
Komentar Dino Patti Djalal tersebut menuai beragam tanggapan dari masyarakat. Sebagian setuju dengan pandangannya mengenai penggunaan anggaran negara yang seharusnya lebih bijaksana.
Namun, di sisi lain, ada juga yang membela bahwa kunjungan Presiden ke luar negeri merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab untuk menjalin hubungan bilateral dengan negara lain.
Kritik yang disampaikan oleh mantan Wakil Menteri Luar Negeri ini menjadi sorotan publik dan menimbulkan polemik terkait efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran dalam kegiatan kunjungan luar negeri Presiden.












