Berita  

Pentingnya Bedah Program MBG di Makassar: Tujuan yang Tersembunyi




Bedah Program MBG di Makassar, Tiyo Ardianto Ungkap Tujuan Lain yang Tidak Diucapkan

Bedah Program MBG di Makassar, Tiyo Ardianto Ungkap Tujuan Lain yang Tidak Diucapkan

Makassar – Mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto baru-baru ini mengambil peran sebagai pemandu acara pada program Meet, Be and Greet (MBG) di Makassar. Dalam kesempatan tersebut, Ardianto menyampaikan pandangannya terkait program tersebut.

Pandangan Tiyo Ardianto

Tiyo Ardianto menyoroti program MBG yang kerap dianggap sebagai ajang silaturahmi semata. Menurutnya, MBG sebenarnya memiliki tujuan yang lebih dalam dan seringkali tidak diucapkan secara langsung kepada peserta program.

Pentingnya Memahami Tujuan Program

Ardianto menegaskan pentingnya bagi peserta program MBG untuk memahami dengan lebih dalam tujuan di balik kegiatan tersebut. Menurutnya, terdapat pesan-pesan tersembunyi yang ingin disampaikan melalui program tersebut, yang mungkin tidak selalu terucap secara langsung.

Dengan pengalaman dan wawasan yang dimilikinya sebagai mantan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto mampu menyampaikan sudut pandang yang unik dan menginspirasi bagi para peserta program MBG di Makassar.

Melalui pandangan yang dituangkannya, Ardianto berharap peserta program dapat meresapi makna yang sebenarnya terkandung dalam setiap kegiatan yang diikuti, sehingga dapat memperoleh manfaat yang lebih besar dan mendalam dari setiap kesempatan yang ada.

Dengan demikian, kesempatan berpartisipasi dalam program seperti MBG dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk pertumbuhan pribadi dan jaringan sosial yang lebih luas.

Selain itu, kehadiran Tiyo Ardianto juga memberikan warna dan nilai tambah tersendiri bagi pelaksanaan program MBG di Makassar, dengan pemaparan yang menyentuh dan mampu menggerakkan peserta untuk lebih introspeksi dan memahami makna di balik setiap interaksi sosial yang terjalin.

Dengan demikian, program MBG di Makassar tidak hanya menjadi ajang silaturahmi biasa, tetapi juga menjadi kesempatan berharga untuk belajar, bertumbuh, dan memperluas wawasan dalam meresapi setiap momen yang dijalani.


Source link