Kembang Biaknya Rekor dalam Sejarah Piala AFF
Jakarta (ANTARA) – Kejuaraan sepak bola antarnegara Asia Tenggara, ASEAN Hyundai Cup 2026 atau Piala AFF 2026, kembali menjadi panggung persaingan tim-tim terbaik di kawasan. Turnamen yang berlangsung hingga 26 Agustus 2026 ini diikuti 10 negara yang terbagi ke dalam dua grup dan memperebutkan empat tiket menuju babak semifinal.
Pada edisi kali ini, tim nasional Indonesia berada di Grup A bersama juara bertahan Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste. Sementara itu, Grup B dihuni Thailand, Malaysia, Filipina, Myanmar, dan Laos.
Thailand Tetap Bersinar sebagai Tim Tersukses
Thailand masih menjadi tim nasional paling sukses dalam sejarah Piala AFF. Tim berjuluk Gajah Perang itu telah mengoleksi tujuh gelar juara, yakni pada edisi 1996, 2000, 2002, 2014, 2016, 2020, dan 2022. Dominasi Thailand menjadikan mereka sebagai pemegang rekor juara terbanyak sejak turnamen ini bergulir.
Indonesia, “Raja Runner-up” dalam Sejarah Piala AFF
Indonesia memegang rekor yang cukup unik sebagai tim yang paling sering finis di posisi kedua. Tim Garuda tercatat enam kali menjadi runner-up tanpa pernah berhasil mencicipi gelar juara. Enam kekalahan Indonesia di partai final menjadikan Indonesia dijuluki sebagai “Raja Runner-up” dalam sejarah kompetisi sepak bola terbesar di Asia Tenggara tersebut.
Rekor-rekor tersebut menunjukkan bagaimana Piala AFF tidak hanya tentang cawan bergilir, tetapi juga tentang kisah sukses dan kegagalan yang ikut membentuk sejarah turnamen sepak bola bergengsi di Asia Tenggara.












