9 Tips Efektif Hilangkan Kebiasaan Nyemil Berlebihan

Tips Menghilangkan Kebiasaan Nyemil Berlebihan

Nyemil di sela-sela waktu makan sebenarnya bukan sesuatu yang harus selalu dihindari. Camilan bisa membantu mengganjal rasa lapar, terutama ketika jarak antara waktu makan cukup panjang. Masalahnya, kebiasaan tersebut bisa menjadi berlebihan ketika seseorang makan bukan karena lapar, melainkan karena bosan, stres, terbiasa, atau sekadar tergoda melihat makanan.

Harvard T.H. Chan School of Public Health menjelaskan bahwa kebiasaan ngemil dipengaruhi banyak faktor, termasuk ukuran porsi, ketersediaan makanan, kebiasaan makan sambil menonton layar, hingga kondisi emosional. Karena itu, mengurangi kebiasaan nyemil bukan sekadar soal menahan keinginan makan, tetapi juga mengenali pemicunya.

Kenali Apakah Anda Benar-benar Lapar

Sebelum mengambil camilan, coba berhenti sebentar dan tanyakan kepada diri sendiri, “Saya benar-benar lapar atau hanya ingin makan?” Rasa lapar biasanya muncul secara bertahap dan disertai tanda fisik, sedangkan keinginan makan karena bosan atau kebiasaan bisa muncul tiba-tiba meski tubuh sebenarnya belum membutuhkan makanan.

Jangan Melewatkan Waktu Makan

Keinginan untuk terus ngemil terkadang justru muncul karena waktu makan sebelumnya terlalu sedikit atau terlewat. Melewatkan waktu makan dapat membuat rasa lapar menumpuk sehingga seseorang lebih mudah makan dalam jumlah banyak ketika akhirnya mendapatkan makanan. Karena itu, menjaga pola makan yang teratur bisa membantu mengurangi keinginan makan berlebihan di sela-sela waktu makan.

Camilan yang mengandung protein, serat, atau berasal dari bahan pangan yang minim proses cenderung lebih membantu memberikan rasa kenyang dibandingkan makanan ringan yang tinggi gula, garam, atau lemak tetapi rendah zat gizi.

Satu bungkus keripik mungkin terlihat seperti porsi kecil, tetapi tanpa sadar seseorang bisa terus mengambilnya sampai kemasannya kosong. Untuk menghindari kebiasaan tersebut, pindahkan camilan ke piring atau wadah terlebih dahulu. Cara sederhana ini membantu membuat jumlah makanan yang dikonsumsi lebih terlihat.

Makanan yang mudah terlihat dan dijangkau biasanya lebih sulit diabaikan. Karena itu, mengatur lingkungan sekitar bisa membantu mengurangi godaan untuk ngemil secara otomatis. Camilan yang ingin dibatasi dapat disimpan di tempat yang tidak mudah terlihat, sementara buah atau pilihan makanan yang lebih bergizi bisa diletakkan di tempat yang mudah dijangkau.

Menonton film, bermain gim, atau bekerja di depan komputer sambil ngemil bisa membuat seseorang kurang memperhatikan jumlah makanan yang sudah dikonsumsi. Harv…

Source link