Belakangan ini, banyak peristiwa tragis terjadi di sekitar demonstrasi yang berlangsung di berbagai tempat. Salah satunya adalah kasus penjual cermin, Bambang Setiawan, yang meninggal setelah dikeroyok oleh massa tak dikenal. Kejadian ini memicu reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Anies Baswedan Minta Pelaku Pengeroyokan Diburu
Anies Baswedan mengecam keras aksi pengeroyokan yang menewaskan Bambang Setiawan. Ia meminta aparat keamanan untuk segera mengusut dan menangkap pelaku agar dapat diadili sesuai hukum yang berlaku. Setiawan adalah salah satu korban dari kerusuhan yang terjadi setelah demonstrasi besar-besaran di sejumlah titik di ibu kota.
Menurut Anies, tindakan kekerasan tidak dapat dibenarkan dalam bentuk apapun. Kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat harus dijaga dengan sebaik mungkin untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan. Ia juga meminta dukungan dari semua pihak untuk mengidentifikasi pelaku dan membawa mereka ke hadapan hukum.
Loyalis Jokowi Beri Respons Tak Terduga
Di sisi lain, ada juga respons tak terduga dari sejumlah loyalis Jokowi terkait kejadian ini. Mereka menegaskan bahwa aksi kekerasan yang menyebabkan kematian Bambang Setiawan merupakan tindakan melanggar hukum yang tidak bisa ditoleransi. Para pendukung Jokowi menyerukan agar keadilan harus ditegakkan tanpa pandang bulu, tanpa memandang afiliasi politik atau kelompok tertentu.
Semua pihak sepakat bahwa kekerasan dan anarkisme tidak boleh dibiarkan terus berlangsung di tengah-tengah masyarakat. Kebebasan berekspresi harus tetap dijaga, namun harus dilakukan dengan cara yang damai dan tidak merugikan orang lain. Semoga kejadian ini bisa menjadi momentum bagi semua pihak untuk lebih peduli terhadap situasi keamanan dan ketertiban di Tanah Air.
