Persija Jakarta memperkuat lini serangnya menjelang Super League 2026/2027 dengan merekrut penyerang asal Kroasia, Ivan Mamut. Pemain berusia 29 tahun itu datang membawa pengalaman dari kompetisi Kroasia, Rumania, dan Malaysia.
Mamut memiliki karakter yang dapat memberi pilihan berbeda bagi Macan Kemayoran. Dengan tinggi badan 1,92 meter, ia berpotensi menjadi titik tumpu serangan dan sasaran bola atas. Pemain berkaki kiri tersebut juga mampu beroperasi sebagai penyerang kedua maupun gelandang serang, selain posisi utamanya sebagai penyerang tengah.
Keputusan Mamut bergabung dengan Persija tidak lepas dari informasi yang diterimanya mengenai klub. Ia mengaku banyak berdiskusi dengan Marko Simic, mantan penyerang Persija yang juga berasal dari Kroasia.
“Saya mendengar banyak hal baik tentang Persija. Saya juga banyak berbicara dengan Marko Simic. Dia sangat membantu saya, dan karena dialah saya ada di sini sekarang,” kata Mamut.
Ia optimistis Persija dapat menjalani musim dengan baik, meski menyadari persaingan di BRI Super League akan melibatkan banyak tim kuat. Mamut berjanji mengerahkan seluruh kemampuannya dalam setiap laga dan berharap perjuangan tim terus mendapat dukungan The Jakmania.
“Saya sangat bersemangat di lapangan dan saya akan memberikan lebih dari 100 persen di setiap pertandingan,” ujarnya.
Perjalanan dari Kroasia hingga Malaysia
Lahir di Split, Kroasia, pada 30 April 1997, Mamut mengawali perjalanan sepak bolanya bersama RNK Split. Ia kemudian masuk akademi Hajduk Split pada 2012 dan menembus tim senior klub tersebut tiga tahun berselang.
Dalam tahap awal karier profesionalnya, Mamut sempat dipinjamkan kepada Hrvace dan NK Primorac 1929. Ia lalu bergabung dengan Inter Zapresic pada 2016 sebelum melanjutkan karier bersama Sesvete.
Kesempatan bermain di luar Kroasia datang ketika ia pindah ke Rumania. Di negara tersebut, Mamut memperkuat Universitatea Craiova dan FCSB. Bersama Universitatea Craiova, ia membukukan 23 penampilan liga sepanjang musim 2020/2021.
Pada 2023, Mamut meninggalkan Eropa untuk menerima tawaran Terengganu FC. Ia bertahan di kompetisi Malaysia sampai 2025, sehingga kedatangannya ke Indonesia bukan menjadi pengalaman pertamanya menghadapi atmosfer sepak bola Asia.
Setelah dua tahun di Malaysia, Mamut pulang ke Kroasia dan bergabung dengan NK Varazdin pada 2025. Pada musim 2025/2026, ia mencetak 11 gol di berbagai kompetisi domestik, terdiri atas sembilan gol di SuperSport HNL dan dua gol di Hrvatski nogometni kup. Ia juga menghasilkan dua gol dalam babak kualifikasi UEFA Conference League.
Pernah Membela Kroasia U-19
Sebelum membangun karier di level senior, Mamut pernah mendapat kesempatan memperkuat tim nasional Kroasia U-19. Catatannya bersama tim kelompok umur tersebut mencapai tiga penampilan dan empat gol.
Seluruh gol itu tercipta dalam satu pertandingan pada Februari 2016. Ketika menghadapi Filipina U-19 dalam sebuah turnamen di China, Mamut menyumbangkan empat gol saat Kroasia menang 9-0.
Rekam jejak tersebut kini menjadi modal Mamut menghadapi tantangan bersama Persija. Selain dituntut beradaptasi dengan karakter sepak bola Indonesia, ia akan bersaing untuk membuktikan ketajamannya dan membantu Macan Kemayoran mencapai target pada musim 2026/2027.












