Penyelidikan kasus kematian diplomat Kemlu, Arya Daru Pangayunan, terus dilakukan oleh pihak kepolisian dengan penyelidikan terbaru yang melibatkan jejak komunikasi melalui aplikasi WhatsApp yang terhubung ke laptop korban. Meskipun telepon seluler yang sering digunakan Arya Daru belum ditemukan, berbagai spekulasi muncul mengenai hilangnya ponsel tersebut.
Beberapa spekulasi menyatakan bahwa ponsel tersebut sengaja dihilangkan untuk mengaburkan atau menghilangkan jejak komunikasi korban. Namun, polisi masih menjelajahi kemungkinan lain terkait penyebab kematian diplomat muda tersebut.
Ditemukan tewas dengan kepala dililit lakban kuning di kamar indekosnya di Guest House Gondia, Jakarta Pusat, Arya Daru masih menjadi misteri bagi pihak kepolisian. Penemuan lakban yang melilit kepala korban tanpa celah juga menjadi fokus penyelidikan. Korban ditemukan terbaring di tempat tidur dengan selimut menutupi setengah tubuhnya, sementara pakaian yang dikenakan adalah kaus biru tua dan celana pendek hitam.
Meskipun fakta-fakta terbaru terus diungkap, polisi terus berusaha mengungkap penyebab pasti dari kematian Arya Daru. Kasus ini masih terus menjadi perhatian publik karena banyak detail yang masih belum terungkap sepenuhnya.
