Berita  

Profil Jenderal Tandyo Budi Revita, Wakil Panglima TNI Baru

Profil Jenderal Tandyo Budi Revita, Wakil Panglima TNI Baru

Nama Jenderal Tandyo Budi Revita kembali menjadi sorotan setelah Presiden Prabowo Subianto melantiknya sebagai Wakil Panglima TNI dalam Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada 10 Agustus 2025. Pengangkatan ini menandai babak baru dalam struktur kepemimpinan TNI, sekaligus menempatkan Tandyo pada posisi penting untuk mendampingi Panglima TNI menjalankan tugas strategis pertahanan negara.

Perjalanan panjang dari Akmil hingga pucuk pimpinan

Tandyo Budi Revita bukan nama baru di lingkungan militer. Ia merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1991 dan lahir di Surakarta pada 21 Februari 1969. Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun berdinas, Tandyo telah melewati berbagai penugasan dan jabatan strategis di tubuh TNI Angkatan Darat. Rekam jejak panjang itu menjadi dasar penempatannya di posisi yang kini kembali diaktifkan dalam struktur komando TNI.

Jabatan Wakil Panglima TNI kembali dihidupkan

Posisi Wakil Panglima TNI sejatinya bukan jabatan baru. Kursi ini dihidupkan kembali pada era Presiden Joko Widodo melalui Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2019. Tugasnya adalah membantu Panglima TNI dalam berbagai urusan penting, mulai dari pembinaan kekuatan hingga pengembangan postur TNI. Kehadiran jabatan ini dianggap penting untuk memperkuat koordinasi di level pucuk pimpinan militer.

Disematkan tanda bintang oleh Presiden Prabowo

Dalam prosesi pelantikan, Presiden Prabowo juga menyematkan tanda bintang kepada Tandyo sebagai simbol pengangkatan resminya. Momen tersebut menjadi penegasan bahwa Tandyo kini memikul tanggung jawab yang lebih besar dalam menjaga kesiapan dan arah pembangunan kekuatan TNI. Hingga saat ini, ia terus mengabdikan diri dalam tugas-tugas pertahanan dan keamanan negara.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.