Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) telah mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp14,4 triliun dalam Rapat Kerja bersama Komisi X DPR RI di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (26/8). Usulan tersebut muncul karena pagu anggaran Rp55 triliun yang ditetapkan oleh Kementerian Keuangan dianggap belum mencukupi untuk membiayai semua program prioritas Kemendikdasmen pada tahun anggaran 2026. Mendikdasmen, Abdul Mu’ti, menyampaikan bahwa masih ada program dan kegiatan yang belum bisa didanai dengan pagu anggaran yang ada. Di antara program prioritas yang diungkapkan adalah peningkatan kesejahteraan guru honorer. Kemendikdasmen telah mengusulkan peningkatan tunjangan bagi guru honorer dari Rp300 ribu menjadi Rp500 ribu per bulan. Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa anggaran tambahan tersebut akan memberikan kenaikan tunjangan bagi para guru honorer mulai tahun depan, jika disetujui. Selain itu, program Indonesia Pintar (PIP) juga diusulkan agar menjangkau tingkat taman kanak-kanak (TK) dengan tunjangan sebesar Rp450 ribu per siswa per tahun. Komisi X DPR RI memberikan dukungan penuh kepada Kemendikdasmen dalam program peningkatan kesejahteraan guru dan pembahasan usulannya telah dilakukan bersama. Dalam pertemuan tersebut, terungkap bahwa jika usulan tersebut disahkan, para guru honorer akan mendapatkan tambahan tunjangan mulai tahun 2026.
Prediksi Positif: Usulan Kenaikan Tunjangan Guru Honorer
Read Also
Recommendation for You

Arif Wicaksono, seorang pegiat politik, ekonomi, dan sosial, memberikan pandangan jujur mengenai kemampuan Menteri Kehutanan,…

Pegiat media sosial, Herwin Sudikta, memberikan tanggapannya terkait rencana Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat alutsista…

Pemerhati Politik dan Kebangsaan, M. Rizal Fadillah, mengungkapkan pandangan kontroversialnya terkait polemik seputar ijazah Presiden…

Aktivis lingkungan, Virdian Aurellio, menyoroti kurangnya keseriusan negara dalam penanggulangan kerusakan alam dan dampaknya terhadap…

Profesor Ciek Julyati Hisyam dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yakin bahwa ijazah S1 dari Universitas…







