Ferdinand Hutahaean, seorang politikus dari PDIP, mengkritik kebiasaan Presiden Prabowo Subianto yang sering bertemu dengan mantan Presiden Jokowi. Ia menyebut pertemuan tersebut terlalu sering dan bahkan melebihi frekuensi pertemuan antara Presiden Prabowo dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Menurut Ferdinand, pertemuan antara dua tokoh terkemuka di luar struktur kabinet seharusnya memiliki batas yang jelas dari segi etika dan praktik pemerintahan. Meskipun Jokowi telah tidak lagi menjabat sebagai presiden, Ferdinand menilai bahwa kebiasaan ini masih terasa aneh dan tidak lazim dalam normalitas sejarah politik. Selain itu, Ferdinand juga menyoroti fakta bahwa pertemuan antara Presiden Prabowo dengan Wakil Presiden Gibran justru jarang terekspos secara personal, menunjukkan adanya kecenderungan politik dari Jokowi yang masih terasa kuat walaupun masa jabatannya telah berakhir. Ferdinand mengecam hal ini sebagai bentuk campur tangan politik yang tidak semestinya dan merugikan pemerintahan Pak Prabowo.
Prabowo Bertemu Jokowi Lebih Sering dari Gibran, Ferdinand Hutahaean Heran
Read Also
Recommendation for You

Menteri Pertahanan Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, menerima kunjungan dari Wakil Perdana Menteri Australia, Richard Marles, di…

Badan Gizi Nasional (BGN) telah mengumumkan bahwa insentif operasional sebesar Rp6 juta per hari untuk…

APBN 2026 Indonesia menghadapi tekanan yang meningkat karena sejumlah faktor yang menyempitkan ruang fiskal pemerintah….

Keberadaan oposisi dalam sebuah negara menjadi krusial dalam mengawasi kekuasaan agar tidak berjalan tanpa pengawasan….








