Dipo Satria Ramli, seorang ekonom, menyoroti pernyataan Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, terkait program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang diharapkan berlangsung setidaknya selama sepuluh tahun. Ramli menyatakan bahwa rakyat sebenarnya bisa makan dengan layak tanpa perlu program gratis, selama ekonomi dikelola dengan baik. Meski demikian, ia merasa bahwa Luhut, sebagai seorang purnawirawan militer tanpa latar belakang ekonomi, mungkin tidak akan mampu mengelola program tersebut dengan optimal. Pernyataan Luhut sendiri disampaikan dalam acara Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, di mana ia menekankan manfaat MBG bukan hanya dalam memberi makanan, tetapi juga dalam mendorong perekonomian. Luhut berharap agar program ini terus dipertahankan setidaknya selama sepuluh tahun, dengan evaluasi dilakukan secara bertahap untuk memastikan keberlanjutannya. Meskipun program MBG dianggap sangat baik, namun masih perlu perbaikan dalam pelaksanaannya agar pembelanjaan dilakukan secara benar dan ekosistem di dalamnya dapat dibangun secara optimal.
Strategi Ekonomi Luhut dan Dampak terhadap Kesejahteraan Rakyat
Read Also
Recommendation for You

Kementerian Keuangan telah mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 13 Tahun 2026 yang memberikan kepastian…

Ahmad Khozinudin, pengacara Roy Suryo dan timnya, menyoroti perubahan sikap pakar digital forensik, Rismon Hasiholan…

Pemerintah Indonesia telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp55 triliun untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) kepada…

Penetapan awal bulan Syawal 1447 H tahun ini mengacu pada keputusan Musyawarah Nasional XXXII Tarjih…

Polemik seputar sikap Rismon Sianipar terkait isu ijazah Joko Widodo kembali memicu perdebatan publik. Setelah…







