Polemik seputar dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Jokowi, kembali menimbulkan reaksi dari kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Setelah Dedy Nur menolak usulan Teuku Nasrullah, kini politikus PSI lainnya, Sigit Widodo, juga memberikan tanggapannya. Sigit menyatakan bahwa usulan Teuku Nasrullah untuk meminta Jokowi bertemu dengan Roy Suryo Cs untuk menunjukkan ijazah asli sebagai sesuatu yang keliru dan bisa membahayakan keadilan. Menurut Sigit, dalam sistem hukum apapun, beban pembuktian seharusnya tidak ditempatkan pada orang yang dituduh. Ia menegaskan bahwa paradigma tersebut tidak sesuai dengan prinsip hukum universal di mana penuduhlah yang harus membawa bukti. Sigit juga menyoroti skenario yang diajukan oleh Teuku Nasrullah karena dinilainya dapat membuka celah tuduhan sembarangan terhadap siapa pun. Lebih lanjut, Sigit juga mengkritik sikap Roy Suryo Cs yang terus memperjuangkan narasi tentang dugaan ijazah palsu. Tutur Sigit, hal tersebut hanya akan menghabiskan waktu semua orang untuk membuktikan ketidakbersalahan mereka.
Soal Ijazah Jokowi, Sigit Widodo: Kontroversi Logika Teuku Nasrullah
Read Also
Recommendation for You
Istana Kepresidenan menegaskan bahwa pertimbangan hukum Mahkamah Konstitusi (MK) terkait dokumen pendidikan menjadi bagian dari…
Korupsi disebut telah menyentuh hampir seluruh lini kehidupan di Indonesia. Herwin Sudikta menyoroti kondisi tersebut…
Perubahan mendadak terjadi di jajaran pimpinan PT PLN (Persero). Darmawan Prasodjo disebut tidak lagi menjabat…
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD berharap Presiden Prabowo Subianto mengambil…
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menilai eskalasi wacana politik setelah putusan Mahkamah Konstitusi…
Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hadar Nafis Gumay meminta polemik yang melibatkan Ahmad Doli…
