Wakil Ketua Umum MUI, KH Anwar Abbas, mengkritik pemilihan dua perusahaan penyedia layanan haji (syarikah) untuk pelaksanaan ibadah haji 2026 oleh Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj). Menurut Anwar, hal ini berpotensi menimbulkan kecemburuan sosial dan dapat mengurangi kepercayaan kepada pemerintah. Anwar menekankan pentingnya kerja keras dan manajemen yang mampu dalam mengurus ratusan ribu jemaah haji agar perjalanan ibadah berjalan lancar. Respons terhadap pernyataan Anwar datang dari Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak. Video tanggapannya viral di media sosial dan mendapat kritik dari netizen. Salah satunya mencemooh Dahnil karena dianggap tidak beretika dalam merespons pernyataan ulama. Dalam video tersebut, Dahnil menyatakan bahwa yang mengomentari tidak memahami haji, memicu emosi dari beberapa netizen.
Respons Dahnil Bikin Emosi Netizen: Buya Anwar Abbas Kritik Pelayanan Haji
Read Also
Recommendation for You

Menurut pengamat Politik dan Ekonomi, Heru Subagia, pemerintah diduga menggunakan tekanan psikologis terhadap para aktivis…

Kementerian Keuangan telah mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 13 Tahun 2026 yang memberikan kepastian…

Ahmad Khozinudin, pengacara Roy Suryo dan timnya, menyoroti perubahan sikap pakar digital forensik, Rismon Hasiholan…

Pemerintah Indonesia telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp55 triliun untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) kepada…

Penetapan awal bulan Syawal 1447 H tahun ini mengacu pada keputusan Musyawarah Nasional XXXII Tarjih…







