Polemik terkait bandara yang dimiliki PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) tidak bisa dipisahkan dari keberadaan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). Hal ini disebabkan oleh pembangunan dan pengoperasian bandara tersebut dilakukan saat masa pemerintahan Jokowi. Menurut Direktur Indonesia Political Review (IPR), Iwan Setiawan, isu ini dapat menjadi pukulan berat bagi Jokowi dan kelompok politiknya. Meskipun Partai Solidaritas Indonesia (PSI) telah memberikan klarifikasi bahwa bandara yang diresmikan oleh Jokowi adalah Bandara Morowali yang berbeda dari bandara IMIP, tetap saja sentimen negatif dapat menyerang pihak PSI dan kelompok Geng Solo. PSI juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap pihak-pihak yang mencoba mengaitkan kasus bandara di Morowali dengan Presiden Jokowi. Mereka menjelaskan bahwa Bandara Morowali atau Bandara Bungku yang diresmikan Jokowi tidak ada masalah dalam pengoperasiannya. Berbagai pihak diharapkan dapat memahami fakta tersebut dengan tepat tanpa memanipulasinya.
PSI Membantah: Bandara IMIP Bebas Beroperasi di Era Jokowi
Read Also
Recommendation for You

Kontroversi seputar keaslian ijazah Presiden Joko Widodo kembali ramai dibicarakan oleh masyarakat. Pendapat beragam pun…

Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan, Budiman Sudjatmiko, menyoroti penggunaan istilah ‘rezim totaliter’ yang sering kali…

Bachrum Achmadi, seorang pegiat media sosial, menanggapi pernyataan Utusan Khusus Presiden, Hashim Djojohadikusumo, yang mengatakan…

PT TASPEN (Persero) telah memperkuat Whistleblowing System (WBS) sebagai sarana untuk melaporkan pelanggaran dan pertanyaan…

Presiden Prabowo Subianto telah mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini menganut sistem Pemerintahan Demokrasi. Dalam sistem…







