Henri Subiakto, seorang akademisi dan praktisi hukum, ikut memberikan tanggapannya terkait kritik yang dilontarkan oleh Jusuf Kalla kepada Nadiem Makarim. Kritik ini sebelumnya disampaikan oleh JK ketika masih menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, dimana ia menyebut Nadiem jarang ke daerah, jarang masuk kantor, dan tidak memahami dunia pendidikan dengan baik. Henri Subiakto kemudian memberikan komentar serupa melalui akun media sosial pribadinya, menyatakan bahwa Nadiem menerima jabatan tersebut seperti menerima sebuah jebakan hidup. Menurutnya, Nadiem di luar kompetensinya sebagai Mendikbud pada saat itu. Hal ini berdampak pada berbagai aspek seperti profesionalitas, pengalaman, reputasi, intelektualitas, dan kehidupan keluarganya. Henri mengakui bahwa kelebihan Nadiem terletak pada penguasaan teknologi, namun hal ini tidak selaras dengan kultur yang ada di lingkungan pemerintah. Meskipun Nadiem mahir dalam inovasi industri teknologi, namun kendala birokrasi yang membawa risiko pidana akhirnya menghentikan kesuksesannya.
Mengapa Jusuf Kalla Mengkritik Nadiem dan Prof Henri?
Read Also
Recommendation for You

Akademisi dan peneliti pengembang perangkat lunak, Rismon Sianipar mengungkapkan keheranannya terkait salinan ijazah Presiden ke-7…

Pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) saat ini menjadi perbincangan hangat di masyarakat, termasuk sorotan dari…

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, memberikan tanggapan terhadap pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai adanya…

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan menyesuaikan uang saku peserta Program Pemagangan Nasional (Maganghub) dengan kenaikan Upah…

Wacana pemekaran Luwu Raya menjadi provinsi terus menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Menurut Prof Armin…







