Titi Anggraini, seorang aktivis dan pengamat demokrasi di Indonesia, memberikan kritik terhadap DPR RI terkait persetujuan pergantian hakim Mahkamah Konstitusi (MK). Awalnya, DPR menyetujui Inosentius Samsul sebagai hakim MK pengganti Arief Hidayat, namun kemudian menggantinya dengan Adies Kadir dengan cepat. Menurut Titi, keputusan ini menunjukkan kurangnya penghargaan DPR terhadap akuntabilitas politik dan partisipasi publik dalam urusan kenegaraan yang penting. Proses penetapan Inosentius Samsul sebagai hakim MK pengganti Arief Hidayat tidak dilakukan secara terbuka dan partisipatoris. Titi juga menyoroti bahwa keputusan tersebut bisa dibatalkan tanpa penjelasan yang memadai kepada publik. Meskipun aktor politik yang terlibat tetap sama, tidak ada pertanggungjawaban yang jelas kepada masyarakat. Hal ini menciptakan keraguan di kalangan publik terkait transparansi dan akuntabilitas dalam proses pergantian hakim MK.
Titi Anggraini Ungkap Keresahan Publik Pergantian Hakim MK
Read Also
Recommendation for You

Menegaskan Komitmen Seleksi Manajer Kopdes Merah Putih Pemerintah mengklarifikasi terkait proses seleksi Manajer Koperasi Desa/Kelurahan…

PT Rohto Laboratories Indonesia Siapkan Reimburse untuk Konsumen atas Penarikan Selsun 7 Flowers dan 7…

Desakan Said Didu agar Prabowo Copot Silfester Matutina dari Komisaris BUMN Menjelang pemilihan presiden di…

Mantan Komisaris PT Pelni Balas Pernyataan Gatot Nurmantyo Mantan Komisaris PT Pelni, Dede Budhyarto, memberikan…

Pegiat media sosial Jhon Sitorus menyuarakan kecurigaannya terhadap program seleksi manajer untuk Koperasi Peduli Destana…






