Mantan Sekjen BUMN, Said Didu, mengkritik keputusan DPR yang menggelar rapat di Hotel Mewah. Dalam cuitan pribadinya, ia menyoroti besarnya dana cadangan yang digunakan untuk rapat tersebut, menyebutnya sebagai hal yang sangat luar biasa. Said Didu bahkan menyatakan bahwa dana yang digunakan mungkin dapat menyulut kemarahan rakyat. Di sisi lain, Sekjen DPR, Indra Iskandar, membela keputusan tersebut dengan mengatakan bahwa aturan di DPR memungkinkan rapat dengan urgensi tinggi dilakukan di luar gedung DPR. Indra juga menegaskan bahwa anggaran masih mencukupi dan RUU TNI merupakan prioritas. Meskipun demikian, keputusan DPR menyewa hotel mewah untuk rapat pembahasan RUU TNI tetap menuai kritik.
Sindiran Said Didu terhadap DPR: Penggunaan Dana Cadangan untuk Rapat di Hotel Mewah
Read Also
Recommendation for You

Pegiat media sosial, Herwin Sudikta, memberikan tanggapannya terkait rencana Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat alutsista…

Pemerhati Politik dan Kebangsaan, M. Rizal Fadillah, mengungkapkan pandangan kontroversialnya terkait polemik seputar ijazah Presiden…

Aktivis lingkungan, Virdian Aurellio, menyoroti kurangnya keseriusan negara dalam penanggulangan kerusakan alam dan dampaknya terhadap…

Profesor Ciek Julyati Hisyam dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yakin bahwa ijazah S1 dari Universitas…

Pegiat Media Sosial, Jhon Sitorus, menyoroti perlunya audit terhadap program FOLU Net Sink 2030 dalam…







