Berita  

Wawancara Prabowo: Indonesia Butuh Rezim Otoriter?

Wawancara antara wartawan investigasi senior AS, Allan Nairn, dan Presiden Prabowo Subianto menjadi sorotan di media sosial. Pernyataan Prabowo yang menyebut bahwa demokrasi Indonesia belum siap menimbulkan berbagai tanggapan, termasuk dari mantan Komisaris PT LRT Jakarta, Tatak Ujiyati. Dalam artikel The Intercept yang diterbitkan pada 10 Januari 2024, Nairn mengungkapkan bahwa Prabowo sebelumnya berpendapat bahwa Indonesia perlu rezim otoriter yang jinak karena negara ini belum siap untuk demokrasi. Nairn menjelaskan bagaimana Prabowo menyatakan dukungannya terhadap pemerintahan militer dan bahkan mempertimbangkan kudeta di Indonesia. Sejak saat itu, Prabowo telah beberapa kali mencoba mengambil alih kekuasaan tetapi gagal, termasuk dalam pemilihan presiden. Pernyataan kontroversial Prabowo ini menuai berbagai reaksi dan keprihatinan dari berbagai pihak, mencerminkan dinamika politik Indonesia yang kompleks.

Source link