DPRD Kabupaten Pangandaran memberi perhatian serius terhadap hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah tahun 2024. Sorotan itu menguat setelah Pangandaran kembali menerima opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP), sebuah capaian yang sekaligus menjadi alarm bagi pembenahan tata kelola keuangan daerah.
12 Rekomendasi Jadi Pekerjaan Rumah Pemkab
Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin, menegaskan bahwa BPK tidak hanya memberikan catatan, tetapi juga menyampaikan 12 rekomendasi yang harus ditindaklanjuti pemerintah daerah. Menurut dia, rekomendasi tersebut menjadi titik penting untuk memperbaiki arah pengelolaan anggaran agar lebih tertib, transparan, dan terukur.
Di antara poin yang ditekankan adalah rasionalisasi anggaran serta penguatan deteksi risiko fiskal. Langkah ini dinilai krusial agar pemerintah daerah tidak sekadar menutup kekurangan di atas kertas, melainkan benar-benar membangun sistem keuangan yang lebih siap menghadapi tekanan.
Rasionalisasi Anggaran 2025 dan Sistem Peringatan Dini
Asep menyebut Pemkab Pangandaran perlu melakukan rasionalisasi anggaran pada 2025 sebagai bagian dari pembenahan yang lebih konkret. Selain itu, DPRD juga mendorong pengembangan sistem peringatan dini untuk mendeteksi risiko fiskal sejak awal. Dengan cara itu, potensi masalah keuangan bisa diantisipasi sebelum berkembang menjadi beban yang lebih besar.
Langkah-langkah tersebut dipandang penting bukan hanya untuk memenuhi catatan BPK, tetapi juga untuk memperkuat akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran daerah. Bagi DPRD, opini WDP harus dibaca sebagai bahan evaluasi yang serius, bukan sekadar formalitas laporan tahunan.
Fokus DPRD: Perbaikan, Bukan Sekadar Administrasi
Perhatian DPRD Pangandaran pada LHP BPK menunjukkan bahwa pembenahan keuangan daerah kini menjadi agenda yang tidak bisa ditunda. Dengan rekomendasi yang sudah disampaikan, pemerintah daerah diharapkan bergerak lebih cepat dan lebih disiplin dalam menata belanja, mengurangi risiko, serta memperkuat kejelasan laporan keuangan.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.












