Pergantian pucuk pimpinan di Perum Bulog kembali menarik perhatian publik setelah Novi Helmy Prasetya dicopot dari posisi Direktur Utama Bulog hanya dalam waktu lima bulan. Informasi terbaru mengungkapkan bahwa Prihasto Setyanto kini mengisi posisi tersebut. Tanggapan dari pegiat media sosial, Jhon Sitorus, menyoroti soal marwah TNI yang dianggapnya bisa terancam dalam kasus ini. Menurutnya, lembaga yang dicintai rakyat seperti TNI seharusnya tidak terlibat dalam urusan semacam ini. Jhon juga menekankan pentingnya fokus pada tugas utama masing-masing pihak, dengan TNI mengurus urusan militer dan sipil mengurus urusan sipil. Dia menegaskan bahwa urusan pangan sebaiknya diserahkan kepada ahlinya dan bukan menjadi tanggung jawab militer. Perombakan ini dilakukan oleh Menteri BUMN, Erick Thohir, yang mencopot Letnan Jenderal (Letjen) TNI Novi Helmy Prasetya dari jabatannya sebagai Direktur Utama Bulog berdasarkan Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-179/MBU/06/2025 yang ditandatangani pada 30 Juni 2025.
Novi Helmy Pimpin Bulog 5 Bulan, Jhon Sitorus: TNI Urus Militer, Sipil Urus Sipil
Read Also
Recommendation for You

Menurut pengamat Politik dan Ekonomi, Heru Subagia, pemerintah diduga menggunakan tekanan psikologis terhadap para aktivis…

Kementerian Keuangan telah mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 13 Tahun 2026 yang memberikan kepastian…

Ahmad Khozinudin, pengacara Roy Suryo dan timnya, menyoroti perubahan sikap pakar digital forensik, Rismon Hasiholan…

Pemerintah Indonesia telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp55 triliun untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) kepada…

Penetapan awal bulan Syawal 1447 H tahun ini mengacu pada keputusan Musyawarah Nasional XXXII Tarjih…







