Presiden Prabowo Subianto telah memberikan respons terhadap aksi demonstrasi yang digelar oleh masyarakat, namun tanggapannya dinilai belum memenuhi tuntutan yang diajukan oleh para pengunjuk rasa. Tanggapan Prabowo cenderung lebih fokus pada penyelesaian masalah keamanan dan stabilitas negara, sementara aspirasi masyarakat tentang reformasi di institusi polri tidak sepenuhnya menjadi perhatian utama. Kritik tajam juga datang dari Olvah Alhamid, Puteri Indonesia Papua Barat 2015, yang menilai bahwa respons pemerintah tidak selaras dengan substansi tuntutan rakyat yang sebenarnya. Pengorbanan massa dalam aksi demonstrasi dianggap sia-sia karena pemerintah belum mengatasi masalah struktural yang ada. Olvah menekankan pentingnya pemerintah melakukan perubahan fundamental untuk menciptakan keadilan sosial, tidak hanya menjaga citra dan stabilitas semata. Jika pemerintah tidak memberikan respons yang nyata terhadap aspirasi masyarakat, maka ketidakpuasan publik dapat semakin meluas dan mengancam legitimasi. Demikian ungkapan dari Syarifah Olvah Bwefar Alhamid, yang juga menyoroti bahwa pemerintah lebih memperhatikan isu keamanan dan stabilitas daripada mendengarkan suara rakyat secara serius.
Kritik Puteri Indonesia Papua Barat 2015 Terhadap Respons Pemerintah Demo
Read Also
Recommendation for You

Menjelang Idulfitri setiap tahunnya, Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) selalu menjadi…

Pengurus Pusat Muhammadiyah telah mengkonfirmasi bahwa awal bulan Ramadhan tahun ini akan dimulai pada Rabu,…

Pakar Hukum Tata Negara dan mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD,…

PB PORDI Meningkatkan Standar Perwasitan untuk Transformasi Domino Menjadi Olahraga Prestasi Nasional Pengurus Besar Perkumpulan…

Menuju puasa Ramadan 2026 semakin dekat, masyarakat Indonesia mulai mencari tahu berapa hari lagi menuju…







